JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto diminta untuk menunjukkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu, terutama terhadap tiga isu besar yang menjadi ancaman serius bagi stabilitas dan kemajuan Indonesia: perjudian, narkoba, dan mafia peradilan.
Hal ini disampaikan oleh Bambang Haryanto, seorang analis dan akademisi, dalam sebuah diskusi di Jakarta.
Judi sebagai Ancaman Stabilitas Sosial
Menurut Bambang Haryanto, perjudian, termasuk judi online, telah menjadi persoalan sosial yang meresahkan.
Praktik ilegal ini tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi tetapi juga mengancam moralitas generasi bangsa.
“Judi adalah ancaman nyata bagi stabilitas sosial. Jika dibiarkan, kerusakannya akan sulit diperbaiki. Presiden Prabowo harus bertindak tegas dan memperketat pengawasan, termasuk terhadap oknum aparat yang terlibat, bahkan jika itu pejabat tinggi,” ungkap Bambang.
Pemberantasan Narkoba yang Sistematis
Selain perjudian, Bambang menyoroti peredaran narkoba yang semakin merajalela. Ia menyebut bahwa narkoba telah menghancurkan masa depan generasi muda Indonesia.
“Kasus pesta narkoba di Lapas baru-baru ini adalah contoh tragis. Presiden harus memperkuat peran Badan Narkotika Nasional (BNN) dan memastikan aparat bekerja tanpa tebang pilih,” jelasnya.

Hentikan Praktik Mafia Peradilan
Masalah mafia peradilan juga menjadi perhatian utama. Praktik ini, menurut Bambang, telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.
“Kita harus membersihkan dunia peradilan dari praktik mafia. Sistem yang transparan dan akuntabel menjadi kunci, serta aparat penegak hukum harus bebas dari tekanan pihak tertentu,” tuturnya.
Kasus Firli Bahuri dan Reformasi Hukum
Bambang juga menyinggung kasus Firli Bahuri yang hingga kini belum selesai. Ia mengingatkan pentingnya proses hukum yang adil dan cepat untuk menjaga integritas sistem hukum.
“Hukum harus ditegakkan atau bebaskan jika tidak cukup bukti. Jangan biarkan proses yang lamban menjadi beban psikologis dan sosial bagi pihak terkait,” ujar Bambang.
Menuju Indonesia Emas 2045
Di akhir pernyataannya, Bambang menegaskan bahwa Indonesia Emas bukan sekadar mimpi, tetapi tujuan yang bisa dicapai melalui penegakan hukum yang tegas dan adil.
“Indonesia Emas akan menjadi kenyataan jika kita bersatu memberantas masalah hukum ini. Penegakan hukum yang adil adalah fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera,” paparnya.
Dengan dukungan seluruh elemen bangsa, Bambang berharap agenda besar ini dapat terwujud demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

