MEDAN, TERMINALNEWS.ID – Suasana penuh suka cita meliputi Jl. Perjuangan Gg. Sehat, Kel. Tj Rejo, Kec. Medan Sunggal, Sabtu (2/11/2024) saat Wakil Ketua Umum Badan Advokasi Indonesia (BAI), Sulaiman Prasetyo Ibnu Chotib melangsungkan pernikahan putrinya, Inneke Kusmardianty dengan Khairul Ihsan Panjaitan.
Acara yang meriah ini dihadiri oleh Ketua Pembina BAI, Bapak H. AR Hidayat, SH, didampingi oleh Bapak AKBP Pur Suharto yang memberikan dukungan penuh kepada kedua mempelai.
Pernikahan ini mengusung adat Jawa, sesuai dengan tradisi keluarga Sulaiman.
Prosesi dimulai dengan serangkaian ritual adat, termasuk “siraman,” di mana Inneke mendapat siraman dari orang tua dan kerabat sebagai simbol penyucian dan harapan untuk kebahagiaan di kehidupan barunya.
Dalam acara tersebut, Inneke tampil anggun mengenakan baju adat Jawa berwarna hitam, dilengkapi dengan aksesoris tradisional yang menambah keindahannya.
Sementara itu, Khairul mengenakan pakaian adat yang serasi, menampilkan kesan gagah dan elegan.
Sulaiman Prasetyo dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap agar Inneke dan Khairul dapat menjalani kehidupan berumah tangga dengan penuh cinta dan kebahagiaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua tamu yang hadir dan mendukung kami dalam momen bahagia ini,” ujarnya.
Bapak H. AR. Hidayat.SH juga memberikan sambutan yang menginspirasi, menekankan pentingnya nilai-nilai keluarga dan kerjasama dalam membangun hubungan yang harmonis.
“Semoga cinta dan kebersamaan selalu menyertai langkah kalian berdua,” katanya.
Pernikahan tersebut diakhiri dengan resepsi yang dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional dan musik gamelan, menciptakan nuansa budaya yang kental.
Hidangan khas Jawa juga disajikan, termasuk nasi liwet, opor ayam, dan aneka jajanan pasar, yang membuat para tamu merasa terhibur dan puas.
Keluarga besar BAI dan kerabat turut merasakan kebahagiaan dalam pernikahan ini, berharap agar Inneke dan Khairul dapat menjalani kehidupan baru mereka dengan penuh berkah, cinta, dan harmonis sesuai dengan nilai-nilai adat yang mereka junjung tinggi.

