MUENCHEN, TERMINALNEWS.ID – Lamine Yamal, pemain Timnas Spanyol yang masih berusia 16 tahun, berhasil membuat Adrien Rabiot menelan kata-katanya sendiri saat Spanyol mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024.
Dalam pertandingan tersebut, Yamal menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Kejuaraan Eropa dengan gol spektakuler dari jarak jauh.
Musim panas ini menjadi momen bersejarah bagi sensasi remaja Barcelona tersebut, yang juga memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di Euro saat bermain melawan Kroasia pada usia 16 tahun dan 338 hari.
Namun, sebelum pertandingan di Allianz Arena, Munich, gelandang Prancis Adrien Rabiot memberikan komentar yang tidak menguntungkan mengenai penampilan Yamal di turnamen ini.
“Jika Lamine Yamal ingin bermain di final Euro dengan Spanyol, dia harus melakukan lebih banyak melawan kami daripada yang dia lakukan sejauh ini,” kata Rabiot dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
“Kami akan memberikan tekanan padanya agar dia tidak nyaman.”
Yamal tampaknya merespons Rabiot dengan sebuah pesan di Instagram.
“Bergerak dalam diam,” tulisnya dalam cerita Instagram-nya.
“Bicara hanya saat tiba waktunya untuk mengatakan skakmat.”
Beberapa jam kemudian, remaja itu menunjukkan aksinya di lapangan saat Spanyol mengamankan tempat di final Euro 2024 dengan kemenangan 2-1 atas Prancis.
Setelah peluit akhir, kamera TV menangkap Yamal yang tampak mengirim pesan lain kepada Rabiot sambil merayakan kemenangan.
“Bicara sekarang, bicara sekarang!” serunya dengan gembira.
Reaksi penggemar di media sosial pun beragam. Salah satu penggemar mengatakan, “Sebelum Spanyol vs Prancis, Rabiot berkata bahwa Lamine Yamal perlu melakukan lebih banyak. Setelah mengalahkan Prancis, dia berkata, ‘bicara sekarang, bicara sekarang’. Ini keren.”
Penggemar lainnya berkomentar, “Ini adalah turnamen di mana anak-anak ajaib menunjukkan bahwa mereka memiliki nyali baja dan saya sangat mendukung itu.”
Manajer Spanyol, Luis de la Fuente, menekankan bahwa Yamal harus dilindungi dari kritik sebelum turnamen dimulai.
“Dalam kasus pemain muda, faktor psikologis lebih penting daripada taktik,” katanya.
“Dalam kasus Lamine, dia adalah pemain yang diberkati dengan keajaiban, dan kita harus mendukungnya, karena dia akan dipuji dan dikritik dengan keras.”
Penampilan Yamal di Euro 2024 ini telah membuat banyak orang terkesan, termasuk mantan pemain internasional Spanyol, Fernando Llorente, yang percaya bahwa Yamal bisa melampaui Lionel Messi.
“Bahkan Messi tidak berada di level ini pada usia yang sama. Lamine Yamal melakukan hal-hal luar biasa. Dia tidak bisa dibandingkan dengan siapa pun,” kata Llorente kepada Sky Sport Italia.

