JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Gelaran Inaspro 3×3 Jakarta 2025 yang berlangsung dari 24 hingga 27 Juli di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno berakhir sukses.
Ajang ini menjadi sorotan internasional karena menghadirkan dua kompetisi kelas dunia sekaligus, yakni FIBA 3×3 Challenger Jakarta 2025 dan FIBA 3×3 Women’s Series, serta diikuti oleh sejumlah bintang ternama bola basket 3×3 global.
Sebanyak 16 tim dari berbagai negara ambil bagian dalam FIBA 3×3 Challenger, termasuk tim elite seperti Miami (Amerika Serikat), Hangzhou dan Chongming (China), Utrecht (Belanda), Barcelona dan Mataro (Spanyol), Lugano (Swiss), serta Bucharest Stinta (Rumania).
Indonesia sendiri mengirimkan tiga wakil untuk bersaing di kancah internasional ini.
Atmosfer pertandingan yang kompetitif dan meriah membuat Indonesia kembali mendapat tempat istimewa di mata dunia bola basket 3×3.
Para atlet dan ofisial memberikan respons sangat positif terhadap penyelenggaraan Inaspro 3×3 Jakarta 2025, khususnya dari sisi venue, pelayanan panitia, hingga antusiasme penonton.
Salah satu pemain yang menyampaikan apresiasi besar adalah James Parrott, pemain utama dari tim unggulan Miami.
Ia mengaku sangat menikmati pengalaman bertanding di Jakarta.
“Senang bermain di Jakarta ini. Saya sangat menikmatinya. Fasilitas di sini bagus sekali, dari lapangan, hotel sampai makanannya. Saya pasti ingin kembali ke sini lagi,” kata Parrott.
Senada dengan itu, Guim Exposito, MVP FIBA 3×3 World Cup 2025, yang memperkuat tim Mataro asal Spanyol, juga tak ragu menyebut Jakarta sebagai salah satu tempat terbaik untuk turnamen.
“Venuenya bagus ya. Hotel dan pelayanan panitia juga sangat baik. Saya betah bermain di Jakarta ini. Penonton sangat antusias. Banyak yang meminta foto dan tanda tangan. Cuma cuaca saja yang panas kurang bersahabat dengan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Olusheyi Adetunji dari tim Utrecht mengungkapkan kekagumannya atas keramahan masyarakat dan atmosfer kompetisi.
“Event di Jakarta ini luar biasa. Orang-orangnya ramah. Saya pikir ini salah satu turnamen terbaik yang pernah saya ikuti. Ini pertama kali saya ke Jakarta, tapi saya sangat suka dan pasti ingin kembali,” tutur Adetunji.
Inaspro 3×3 Jakarta 2025 bukan hanya sekadar ajang satu kali. Menurut Direktur Inaspro, Ferry Kono, Indonesia telah menandatangani kontrak kerjasama selama empat tahun dengan FIBA untuk menyelenggarakan turnamen 3×3 internasional.
“FIBA merasa puas dengan Inaspro 3×3 Jakarta 2025. Perwakilan FIBA mengatakan standar yang kita berikan melebihi ekspektasi mereka. Artinya kita menunjukkan kita bersungguh-sungguh ingin menjadi tuan rumah yang baik,” jelas Ferry.
Rangkaian penyelenggaraan Inaspro 3×3 ke depan sudah dirancang dengan matang. Tahun 2026 akan digelar di Candi Borobudur, disusul Bali pada 2027, dan kembali ke Jakarta pada 2028.
Ferry juga menyebut bahwa para pemain, baik dari kategori putra maupun putri, sangat menikmati atmosfer penyelenggaraan.
Beberapa bahkan memutuskan memperpanjang masa tinggal mereka di Indonesia.
“Para pemain juga memberikan kredit kepada Inaspro 3×3 Jakarta 2025. Mereka sangat menikmati keberadaan di sini. Bahkan ada dua tim putri yang melanjutkan liburan mereka di Bali,” ungkapnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Inaspro 3×3 Jakarta 2025 menjadi sinyal positif bagi masa depan Indonesia sebagai tuan rumah ajang basket 3×3 dunia.
Tak hanya menjadi lokasi kompetisi, Indonesia juga berhasil membangun reputasi sebagai negara yang mampu menyambut tamu internasional dengan pelayanan berstandar tinggi.
Antusiasme publik terhadap kejuaraan ini turut menciptakan atmosfer kompetisi yang hidup dan menyenangkan.
Kehadiran ribuan penonton selama empat hari penyelenggaraan, ditambah interaksi hangat antara pemain dan fans, menunjukkan potensi besar Indonesia untuk mengembangkan ekosistem bola basket 3×3.
Dengan adanya kontrak jangka panjang bersama FIBA, serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Indonesia kini bersiap menjadi poros baru perkembangan bola basket 3×3 di Asia bahkan dunia.
Tak hanya menyelenggarakan event, Indonesia juga mulai dipandang sebagai tempat favorit bagi para atlet top dunia untuk bertanding sekaligus berlibur.
Inaspro 3×3 Jakarta 2025 membuktikan bahwa sportainment bertaraf global bisa sukses digelar di Tanah Air, dan membuka peluang besar untuk transformasi dunia olahraga Indonesia menuju panggung internasional yang lebih luas.


