JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang bola voli putra antarnegara Asia Tenggara, SEA V League 2025, memasuki leg kedua yang akan digelar di GOR Internasional Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, pada 16–20 Juli 2025.
Tim nasional bola voli putra Indonesia akan langsung berhadapan dengan Filipina di laga hari pertama, Rabu (16/7), pukul 19.00 WIB.
Turnamen ini menjadi lanjutan dari leg pertama yang digelar di Filipina, sepekan sebelumnya. Total lima negara ASEAN ambil bagian dalam kompetisi tahunan ini, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Kamboja.
Ketua III Bidang Pertandingan PP PBVSI, Reginald Nelwan, menjelaskan bahwa hasil pertandingan di leg kedua akan digabungkan dengan hasil leg pertama untuk menentukan peringkat akhir.
“Poin dari leg kedua ini akan diakumulasi dengan leg pertama. Jadi hasil pertandingan di Jakarta sangat menentukan,” ujar Reginald dalam keterangan resminya, Senin (14/7).
Ia menambahkan, dua tim teratas dari klasemen akhir SEA V League 2025 berhak melaju ke National League tahun depan, sebuah kompetisi yang menjadi ajang internasional tingkat lebih tinggi.
Pada leg pertama di Filipina, timnas Indonesia tampil impresif dengan meraih tiga kemenangan dari empat laga, hanya kalah dari Thailand dengan skor 1-3.
Hasil itu menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Thailand yang belum terkalahkan.
“Melawan Filipina di pertandingan pertama leg kedua ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Kami harus bisa mempertahankan performa dan mengamankan poin,” ungkap pelatih kepala timnas, yang menargetkan sapu bersih kemenangan di Jakarta demi memastikan tiket ke National League.
SEA V League 2025 Leg 2 akan dibuka dengan pertandingan antara Vietnam melawan Kamboja pada pukul 16.00 WIB.
Setelah itu, giliran Indonesia menghadapi Filipina pada pukul 19.00 WIB. Semua pertandingan akan berlangsung di GOR Internasional Velodrome, Rawamangun, yang untuk pertama kalinya digunakan sebagai arena bola voli.
Direktur Utama Jakarta Experience Board (JXB), Yunn Bali Mohammad Yusuf, menyatakan bahwa pemilihan GOR Velodrome sebagai venue pertandingan merupakan bentuk kolaborasi dengan PP PBVSI untuk menghadirkan suasana baru dalam penyelenggaraan olahraga di Jakarta.
“Ini adalah momen perdana GOR Internasional Velodrome dipakai untuk pertandingan voli. Selain mendukung kompetisi internasional, kami juga ingin memperkenalkan venue baru ini kepada masyarakat luas,” ujar Yunn Bali.
GOR Internasional Velodrome merupakan fasilitas olahraga terbaru di kawasan Timur Jakarta yang dibangun untuk mendukung berbagai cabang olahraga dalam skala nasional maupun internasional.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung laga-laga SEA V League 2025 di Jakarta, tiket pertandingan sudah mulai dijual.
Harga tiket dibanderol Rp 50.000 untuk kategori reguler dan Rp 150.000 untuk kategori VIP. Tiket tersedia secara online maupun di lokasi pertandingan pada hari-H.
Seluruh pertandingan akan disiarkan secara langsung oleh Moji TV dan platform streaming Vidio, sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di venue tetap bisa menyaksikan aksi timnas dari rumah.
Berikut jadwal pertandingan SEA V League 2025 Leg 2 hari pertama, Rabu (16/7/2025):
Pukul 16.00 WIB: Vietnam vs Kamboja
Pukul 19.00 WIB: Indonesia vs Filipina
Selama lima hari ke depan, keempat tim akan saling berhadapan dalam sistem setengah kompetisi.
Hasil akhir akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen, terlebih mereka memiliki ambisi untuk menjadi juara sekaligus mengamankan tempat di National League 2026.
SEA V League menjadi salah satu agenda penting dalam kalender bola voli Asia Tenggara, sekaligus sarana evaluasi kekuatan tim nasional menjelang agenda besar seperti Asian Games dan SEA Games.
Timnas Indonesia sendiri tengah dalam proses pembinaan dan regenerasi, dengan komposisi pemain muda yang dikombinasikan dengan beberapa pemain senior.
Dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah dan atmosfer baru di Velodrome Rawamangun, tim Merah Putih optimistis bisa memberikan hasil terbaik dan membanggakan di kandang sendiri.


