JAKARTA, TERMINALNEWS.ID,- Borneo Horbills bergerak cepat dengan mengganti pelatihnya Tondi Raja Syailendra dengan pelatih baru Ricky Benitez asal Amerika pada Jum’at, 26 Januari 2024. Tondi Raja Syailendra mundur dari Borneo Hornbills usai menelan 3 kekalahan beruntun di 3 laga awal kompetisi IBL Musim 2024.
Tondi resmi mengundurkan diri dari jabatan head coach setelah Borneo Hornbills karena tidak pernah menang hingga pekan kedua atau tampil buruk dalam tiga pertandingan pertamanya di IBL Tokopedia 2024.
Tanpa menunggu waktu lama Borneo Hornbills berhasil merekrut Pelatih baru asal Amerika, Ricky Benitez. Pelatih berusia 58 tahun ini sudah malang melintang di perbasketan dunia. Kompetisi di sembilan negara seperti Amerika, Republik Dominika, Meksiko, Kanada, China, Ekuador dan Hungaria sudah pernah dirasakannya.
Sepanjang karir kepelatihannya selama 20 tahun terakhir, Coach Ricky menghasilkan 16 gelar juara di berbagai negara dan mencatatkan 601 kemenangan dalam 700 pertandingan (84% winning ratio).
“Kami berharap dengan hadirnya Coach Ricky bisa membawa dan memimpin tim kami, serta dapat memberikan fresh start dan hasil yang baik dalam perjalanan kami untuk mengejar ketertinggalan kami di klasemen. Kami mempunyai keyakinan dan kepercayaan tim Borneo Hornbills ini adalah tim yang dapat beradaptasi dengan cepat dalam kompetisi IBL, sehingga dapat meraih hasil yang kami harapkan.” kata Owner Borneo Hornbills, Leo Goutama.

Borneo Hornbills secara resmi mengumumkan Coach Ricky Benitez sebagai pengganti Tondi Raja Syailendra pada RAbu 26 Januari 2024. Coach Ricky dikontrak di sisa musim kompetisi IBL 2024 hingga selesai.
Sebelumnya Tondi Raja Syailendra resmi mengundurkan diri dari jabatan head coach Borneo Horbills, terhitung Rabu 24 Januari 2024. Ini merupakan buntut dari performa buruk Borneo Hornbills dalam tiga pertandingan pertamanya di IBL Tokopedia 2024. Borneo tidak pernah menang hingga pekan kedua.
Padahal Coach Tondi sudah menjadi bagian sejarah Borneo. Ditunjuk pada akhir tahun 2021, pelatih berusia 40 tahun ini berhasil membawa Borneo memulai musim pertamanya finish di peringkat kesembilan, satu tempat di bawah zona playoffs.
Di musim keduanya bersama Borneo, Coach Tondi berhasil membawa Borneo lolos ke babak playoffs untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, dan memberi perlawanan hebat untuk Prawira di ronde pertama playoffs.
Penampilan buruk ditunjukkan skuat asuhan Tondi saat membuka kompetisi IBL Musim 2024. Pertama, Borneo kalah 72-90 atas Satria Muda Pertamina Jakarta. Kemudian performa mereka tidak kunjung membaik dalam dua laga home.
Borneo kembali menelan kekalahan 74-79 atas Tangerang Hawks Basketball lewat overtime. Mental bertanding para pemain Borneo Hornbill semakin menurun, ketika dihabisi Bali United Basketball 64-79 di kandang sendiri.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Coach Tondi atas tenaga, dedikasi dan effort yang telah diberikan kepada team ini selama 2 musim lebih. Kami tidak akan pernah lupa atas jasa-jasa dan pencapaian yang pernah diraih dan disumbangkan selama ini kepada team ini. Kami berharap ke depannya Coach Tondi dapat berkarir lebih jauh dan lebih sukses lagi.” kata Owner Borneo Hornbills, Leo Goutama, lewat pernyataan resminya.
Manajemen Borneo langsung mendatangkan pelatih baru dalam waktu dekat. Untuk sementara mereka akan asuhan Danny Kusuma sebagai pelatih sementara hingga pelatih baru datang menghadapi sisa tiga pertandingan hingga pekan keempat.


