JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memberhentikan Shin Tae-yong (STY) dari jabatan pelatih Tim Nasional Indonesia. Keputusan ini diumumkan pada Senin (6/1/2025), menyusul evaluasi kinerja STY setelah Piala AFF 2024.
Pelatih asal Korea Selatan itu gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal dalam turnamen tersebut. Dalam laga terakhir fase grup melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan kalah 0-1 dari The Azkals, yang sekaligus menjadi pertandingan terakhir Shin Tae-yong bersama Garuda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan perlunya perubahan demi masa depan Timnas Indonesia. “Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain, komunikasi yang lebih baik, dan implementasi program yang lebih baik untuk Timnas Indonesia,” kata Erick dalam pernyataan resminya.
Menurut Erick, Direktur Teknik PSSI, Sumardji, telah bertemu dengan Shin Tae-yong pada Senin pagi untuk menyampaikan keputusan tersebut. “Pak Sumardji sudah bertemu coach STY tadi pagi, dan coach STY sudah menerima surat menyuratnya. Nanti ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir,” ujar Erick.
Shin Tae-yong sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2019 dengan harapan besar untuk membawa peningkatan signifikan pada prestasi sepak bola nasional. Meski sempat mencatatkan beberapa hasil positif, termasuk membawa Timnas U-20 ke Piala Dunia U-20 yang akhirnya batal digelar di Indonesia, perjalanan STY bersama Timnas Senior berakhir tanpa gelar bergengsi.
Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir mengungkapkan bahwa PSSI telah memiliki calon pengganti untuk posisi pelatih Timnas Indonesia. Meskipun identitas pelatih baru tersebut belum diungkapkan secara resmi, beberapa laporan menyebut bahwa ia berasal dari Eropa.
“Kami sudah mendapatkan calonnya. Nanti kita undang semua media untuk konferensi pers tanggal 12 Januari sekitar pukul 4 sore. Pelatih baru akan mendarat di Indonesia pada tanggal 11 malam,” ungkap Erick.
Rencana pengumuman pelatih baru ini disambut antusias oleh berbagai kalangan, yang berharap sosok baru tersebut mampu membawa Timnas Indonesia ke tingkat yang lebih baik. Erick juga memastikan bahwa pelatih baru akan memiliki program yang lebih terstruktur untuk membangun kekuatan Timnas Indonesia dalam jangka panjang.
Keputusan PSSI untuk mengganti pelatih dianggap sebagai langkah besar dalam upaya memperbaiki prestasi Timnas Indonesia yang masih jauh dari harapan. Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap performa tim, termasuk strategi, komunikasi, dan implementasi program latihan.
Sejumlah pengamat sepak bola menilai bahwa PSSI perlu memastikan pelatih baru tidak hanya memiliki rekam jejak yang baik, tetapi juga kemampuan adaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia. Dukungan penuh dari federasi dan kerja sama dengan pemain menjadi kunci keberhasilan pelatih baru di masa mendatang.
Dengan pelatih anyar yang akan segera diumumkan, publik sepak bola Indonesia berharap era baru Timnas Indonesia dapat dimulai dengan fondasi yang lebih kokoh dan hasil yang membanggakan di kancah internasional.


