BerandaSportSepak BolaPSSI Perkenalkan NDRC, Lembaga...

PSSI Perkenalkan NDRC, Lembaga Arbitrase Sengketa Sepak Bola Diakui FIFA

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memperkenalkan National Dispute Resolution Chamber (NDRC) kepada publik pada Rabu (6/8/2025).

Lembaga ini dibentuk untuk menangani dan menyelesaikan berbagai bentuk sengketa dalam dunia sepak bola, khususnya yang melibatkan pemain, pelatih, dan klub.

Ketua NDRC Indonesia, Togi Pangaribuan, menjelaskan bahwa lembaga ini telah berdiri sejak Juli 2019, namun baru mendapat pengakuan resmi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada Januari 2025.

Pengakuan ini menandai langkah penting dalam upaya profesionalisasi sistem penyelesaian sengketa dalam sepak bola nasional.

“NDRC adalah lembaga penyelesaian sengketa yang menggunakan metode arbitrase, khusus di bidang sepak bola. Fokusnya adalah pada penyelesaian sengketa antara pemain dan klub, pelatih dan klub, serta antarklub,” ujar Togi dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menambahkan, pengakuan dari FIFA menjadi tonggak penting bagi NDRC Indonesia. Dengan status ini, NDRC Indonesia menjadi satu dari hanya lima NDRC di seluruh dunia yang telah mendapatkan sertifikasi langsung dari FIFA.

Baca Juga :   Skandal Kekerasan Seksual Atlet, Hetifah Desak Sanksi Pidana dan Larangan Seumur Hidup

“Kami sebenarnya sudah berdiri sejak 2019, namun dengan dukungan penuh dari PSSI, akhirnya pada Januari 2025 kami mendapatkan verifikasi dan pengakuan resmi dari FIFA. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap keadilan dan profesionalisme dalam sepak bola Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Togi, proses menuju pengakuan FIFA bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan konsistensi dalam hal regulasi, sistem kerja, serta transparansi dan integritas dalam proses arbitrase.

Kini, dengan status yang telah diakui FIFA, keputusan-keputusan yang dihasilkan oleh NDRC Indonesia memiliki legitimasi internasional.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut baik pengenalan publik terhadap NDRC.

Menurutnya, kehadiran lembaga ini merupakan bagian dari komitmen PSSI dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat, adil, dan profesional.

“NDRC ini sangat penting sebagai bagian dari sistem check and balance dalam sepak bola kita. Ketika terjadi permasalahan antara pemain dengan klub, atau antarklub, maka ada mekanisme yang jelas dan berkeadilan untuk menyelesaikannya,” ungkap Erick.

Ia menegaskan, PSSI secara penuh mendukung keberadaan dan kerja NDRC sebagai lembaga independen yang dilahirkan dari rahim PSSI bersama dengan FIFA.

Baca Juga :   Menpora Erick Thohir: Domino Berpotensi Masuk Industri Olahraga Nasional

Erick juga menilai, sistem penyelesaian sengketa seperti ini sejalan dengan prinsip demokrasi dan keadilan yang dijunjung tinggi dalam tata kelola sepak bola modern.

“PSSI mendorong penuh lembaga ini karena ini bagian dari reformasi sepak bola nasional. Kami ingin agar tidak ada lagi kasus-kasus sengketa yang berlarut-larut, yang justru merugikan karier pemain dan keberlangsungan klub,” ujarnya.

Erick juga menyampaikan harapannya agar seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Tanah Air mematuhi keputusan-keputusan yang diambil oleh NDRC.

Menurutnya, keputusan yang dihasilkan oleh lembaga ini bersifat final dan mengikat, serta wajib dihormati demi menjaga stabilitas kompetisi dan hubungan industrial dalam dunia sepak bola.

“Keputusan yang diambil NDRC harus dipatuhi. Ini bukan hanya soal aturan, tetapi soal komitmen kita bersama dalam membangun sepak bola Indonesia yang profesional dan berintegritas,” tegas Erick.

NDRC Indonesia menjadi lembaga yang strategis di tengah meningkatnya dinamika kompetisi sepak bola nasional.

Baca Juga :   Dua Petenis Indonesia Gagal Menang di Amman Men’s World Tennis Championship Bali

Dengan semakin banyaknya profesional yang terlibat dalam industri sepak bola, maka mekanisme penyelesaian sengketa yang adil, cepat, dan berintegritas menjadi kebutuhan mendesak.

Kehadiran NDRC juga diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum yang lebih baik bagi para pemain dan pelatih, serta menciptakan kepercayaan antara manajemen klub dan sumber daya manusia yang ada di dalamnya.

Dengan sistem yang telah terverifikasi FIFA, NDRC Indonesia diharapkan mampu menjadi rujukan bagi negara-negara lain dalam membangun sistem serupa.

Dalam konteks ke depan, PSSI bersama NDRC berencana menggelar sosialisasi masif kepada klub, pelatih, dan pemain mengenai fungsi dan mekanisme kerja lembaga ini.

Hal ini penting agar semua pihak memahami hak dan kewajibannya dalam penyelesaian sengketa, serta menumbuhkan budaya penyelesaian konflik yang profesional.

Dengan pengenalan resmi NDRC ke publik dan pengakuan FIFA yang telah diraih, sepak bola Indonesia kini memiliki instrumen penting dalam menjaga keadilan, kestabilan, dan profesionalisme industri yang semakin berkembang.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img