JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Turnamen pramusim Piala Presiden 2025 resmi diluncurkan melalui konferensi pers di Lantai 8 Gedung SCTV Tower, Jakarta, Jumat (4/7/2025) sore WIB.
Acara ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan turnamen yang akan diikuti enam tim, termasuk dua undangan dari luar negeri.
Konferensi pers berlangsung meriah dengan penampilan komika Muhammad Ronaldo yang membuka acara lewat stand up comedy.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Ketua Steering Committee (SC) Maruarar Sirait, Ketua Organizing Committee (OC) Arya Sinulingga, serta Direktur Program dan Produksi EMTEK Harsiwi Ahmad.
Maruarar Sirait dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya karena Piala Presiden terus bergulir konsisten sejak pertama kali digelar pada 2015.
Ia menegaskan konsistensi penyelenggaraan tak lepas dari komitmen menjaga integritas turnamen.
“Kuncinya adalah dukungan tim yang luar biasa, dan menjaga value Piala Presiden sendiri. Value-nya adalah tidak ada pengaturan skor, tidak menggunakan uang negara,” tegas Maruarar.
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan sponsor terhadap Piala Presiden 2025 sangat besar.
“Lihat sponsornya banyak sekali. Sudah terkumpul Rp55 miliar dan masih bisa bertambah lagi,” ungkapnya.
Senada dengan Maruarar, Harsiwi Ahmad menyoroti tingginya animo masyarakat terhadap Piala Presiden.
Ia memaparkan bahwa pada edisi tahun lalu, share rating turnamen mencapai 18,8 persen.
“Itu artinya 18,8 persen rakyat Indonesia menyaksikan Piala Presiden. Angka tersebut tergolong tinggi karena banyak pilihan tayangan di TV nasional,” jelas Harsiwi.
Harsiwi optimistis antusiasme publik akan semakin besar pada edisi 2025.
“Untuk event yang hanya sekitar satu minggu dengan delapan pertandingan, jumlah sponsornya sangat banyak sekali,” tambahnya.
Dalam konferensi pers tersebut juga hadir perwakilan pemain dari seluruh tim peserta. Dari Liga Indonesia All Star, hadir Septian David Maulana dan Zahaby Gholy.
Klub Oxford United FC yang bermain di Championship Liga Inggris diwakili oleh pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan.
Sementara itu, Port FC dari Thailand menghadirkan Asnawi Mangku Alam dan Irfan Fandi sebagai perwakilan.
Persib Bandung mengirimkan Marc Klok dan Ahmad Jufriyanto. Dewa United menurunkan Akbar Arjunsyah dan Rangga Muslim. Sedangkan Arema FC menghadirkan M. Rafli serta Julien Guevara.
Piala Presiden 2025 akan menjadi edisi spesial karena untuk pertama kalinya mengundang tim asing. Turnamen dibagi ke dalam dua grup.
Grup A akan dihuni Liga Indonesia All Star, juara bertahan Arema FC, serta Oxford United FC dari Inggris.
Grup B akan diisi oleh Persib Bandung selaku juara Liga 1 musim 2024/2025, Dewa United sebagai runner-up, serta Port FC dari Liga Thailand.
Pertandingan perdana Piala Presiden 2025 akan digelar pada 6 Juli 2025 di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung.
Laga pembuka mempertemukan Persib Bandung menghadapi Port FC pada pukul 15.30 WIB.
Format kompetisi masih mempertahankan pola fase grup, di mana masing-masing grup akan meloloskan dua tim terbaik ke babak semifinal.
Partai puncak dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2025 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
Arya Sinulingga, selaku Ketua OC, berharap kehadiran klub asing akan meningkatkan kualitas kompetisi dan menambah daya tarik penonton.
“Kami ingin Piala Presiden menjadi tolok ukur bagaimana klub Indonesia menghadapi tim dari luar negeri. Ini juga sekaligus jadi pembelajaran bagi pemain kita,” tuturnya.
Turnamen pramusim ini bukan hanya ajang pemanasan jelang Liga 1 2025/2026, tetapi juga sarana meningkatkan hiburan bagi pecinta sepak bola tanah air.
Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI menyebut Piala Presiden menjadi bagian penting dalam kalender sepak bola nasional.
“Kami berharap turnamen ini terus berjalan sebagai pemanasan positif untuk para pemain dan klub,” ucap Erick.
Lebih lanjut, Erick berpesan agar seluruh pihak tetap menjaga fair play sepanjang turnamen.
“Semoga berjalan lancar, penuh sportivitas, dan jadi tontonan menarik untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Dengan format baru dan jumlah sponsor yang terus bertambah, Piala Presiden 2025 diharapkan dapat menyedot perhatian lebih luas, sekaligus menjadi ajang silaturahmi para penggemar sepak bola di seluruh Indonesia.


