JAKARTA, TERMINALNEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengumumkan dan meluncurkan kampanye digital “Kemenpora x Saykoji Rap Challenge” dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (17/10) di Media Center Graha Kemenpora.
Challenge ini melibatkan penyanyi rap dan hiphop populer Ignatius Rosoinaya Penyami alias Saykoji, dan akan diselenggarakan dalam rangka Bulan Pemuda dan Hari Sumpah Pemuda.

“Dalam rangka Bulan Pemuda dan menuju Hari Sumpah Pemuda, kami bekerja sama dalam membuat suatu aktivitas digital yang akan disosialisasikan melalui media sosial Kemenpora dan Saykoji, yaitu Instagram dan Tiktok,” ujar Menpora Dito dalam keterangan pers nya.
Tujuan utamanya adalah mendorong pemuda untuk mengekspresikan kemampuan dan semangat mereka dalam menciptakan karya musik, serta memupuk rasa persatuan di kalangan pemuda.
“Dan challenge ini akan kami launching hari ini, dan di-posting hari ini, hingga nanti sampai pemilihan pemenang. Informasi detail terkait aktivitas ini bisa dicek juga melalui Instagram Kemenpora dan Saykoji,” lanjut Menpora.
“Alhamdulillah pada hari ini bertambah aktivitas baru lagi, di mana kita memiliki semangat dan tujuan agar anak-anak muda ini bisa kita jaring dan kita dengar aspirasi dan karyanya,” tegas Menpora Dito.
Challenge ini dijalankan di media sosial, khususnya Instagram dan Tiktok, dengan peserta dari berbagai lapisan usia yang berminat dalam musik rap.
Saykoji mengajak peserta untuk berkolaborasi dengan konten rap yang dia buat, mendorong mereka untuk mengekspresikan semangat Sumpah Pemuda tahun 2023.
Sementara itu Saykoji menuturkan, challenge ini diselenggarakan di media sosial untuk menggiatkan masyarakat Indonesia memiliki minat dengan musik hiphop. Challenge ini terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung, tidak terbatas usia.

“Challenge ini kan dilakukan di media sosial, jadi peserta siapa saja boleh ikut. Tidak harus yang muda-muda, yang sudah tua tetapi punya semangat muda kalau mau ngerap ya boleh banget, tidak masalah dan tidak ada larangan,” ujar saykoji.
“Supaya bisa mendongkrak teman-teman yang punya kecintaan yang sama untuk berkarya lewat musik rap, supaya mereka bisa kreatif,” lanjut Saykoji.
Menpora Dito menegaskan bahwa challenge ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kemenpora untuk memperingati Bulan Pemuda dan menyambut Hari Sumpah Pemuda.
Pemenang challenge ini akan mendapatkan hadiah dari Kemenpora, dan ada potensi bagi mereka untuk melanjutkan lebih jauh dalam industri musik rap.
Saykoji berharap bahwa banyak talenta rap dari seluruh Indonesia akan bergabung dalam challenge ini dan menyumbangkan karyanya untuk semangat Sumpah Pemuda tahun ini. Informasi lebih lanjut tentang challenge ini dapat ditemukan di akun media sosial Instagram dan Tiktok Kemenpora serta Saykoji.


