JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Dewan Juri Seleksi Festival Film Pendek Moderasi Beragama (FFPMB) 2024, meloloskan sebanyak 20 Judul Film Pilihan dalam ajang tahunan yang diselenggarakan Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama Jakarta ini.
Masing-masing terdiri dari 10 Judul Pilihan untuk Kategori Peserta Umum dan 10 Judul Pilihan untuk Kategori Peserta Pelajar SMA/SMK.
Menurut sutradara independen Aria Kusumadewa selaku Ketua Dewan Juri Seleksi FFPMB 2024, ke-20 Judul Pilihan tersebut terpilih setelah bersaing ketat dengan 299 Judul Film Pendek yang mendaftarkan sebagai peserta tahun ini.
“Secara umum, 20 Film Pilihan yang kami loloskan ini, telah memenuhi unsur kelayakan pada unsur cerita sesuai tema festival, unsur teknis dan konsep penyutradaraan, unsur film pendek moderasi beragama,” jelasnya.
Aria menyebutkan 10 Judul Film Pendek untuk kategori Peserta Umum yang lolos seleksi, antara lain; film “Amin yang Sama” (Multimedia IAKN Ambon); “Guyub Rukun” (Mahija Production); “Islah” (Perspektif Film Studio); “Kolodete: Legenda Dari Tanah Brahmana“ (Kalacemeti Riset & Aset); “Liang” (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta); “Menyapa Terang di Ujung Malam” (UIN Sunan Kalijaga); “Padaw” (Komunitas); “Payung Persaudaraan” (Ishvara Media); “Selamat Berduka Cita” (Calliope, Univ. Multimedia Nusantara); dan “Tasamuh” (UIN Raden Intan Lampung).
Sedangkan untuk film pendek kategori Peserta Pelajar setingkat SMA/SMK yang lolos seleksi, antara lain film “Di Balik Kejujuran” (Komunitas Sekolah); “Dhawak” (MAN 2 Tulang Bawang Barat); “Epetus” (MTSN Jayawijaya – Papua Pegunungan); “Jakarta Charter” (MAS Al-Ishlah Jenggawah); “Jumat” (Initiative Team SMK); “Lontong” (MAN 1 Kota Malang); “Mahardhika” (Pondok Pesantren Al-Qur’an Dan Sains Nurani); “Makna Merdeka dalam Keberagaman” (Madrasah Aliyah Al Hamid Jakarta); “The Journey of Kampung Batik Djadoel” (SMKN 1 Pringapus ); dan ”Wise” (RMB Production).
Tahap selanjutnya, tambah Aria, ke-20 Judul Film Pilihan ini akan memasuki tahap penilaian Dewan Juri Utama untuk ditetapkan sebagai nominasi atau calon pemenang sesuai unsur Cerita Moderasi Beragama Terbaik, unsur Penyutradaraan Film Moderasi Beragama Terbaik, unsur Film Pendek Moderasi Beragama Terbaik (Umum), serta Film Pendek Pelopor Moderasi Beragama Terbaik (Pelajar).
Dengan komposisi Juri Utama,Alissa Wahid untuk Juri Cerita, Aria Kusumadewa untuk Juri Penyutradaraan Terbaik, dan Dedi Mizwar untuk Juri Film Pendek Moderasi Beragama Terbaik.
Ketiga juri ini, masing-masing akan menetapkan sebanyak tiga nominasi unsur cerita, tiga nominasi unsur sutradara, tiga monimasi film pendek karegori peserta umum, dan tiga nominasi film pendek pelopor moderasi beragama untuk kategori peserta pelajar.
“Hasil penjurian unsur-unsur nominasi akan kami mengumumkan pada hari Senin, 12 Agustus 2024 mendatang,” jelas Aria.
Adapun untuk memberi peluang keterlibatan masyarakat luas dalam festival berskala nasional ini, Panitia Pelaksana FFPMB 2004 membuka kategori pemenang untuk Kategori Film Moderasi Beragama Favorit.
Dimana pemenangnya tidak ditentukan oleh Dewan Juri Utama, melainkan oleh masyarakat langsung yang dapat me-like thriller film seluruh peserta, yang sudah diupload ke akun Youtube BLA Jakarta: https://www.youtube.com/@blajakarta7016
Lebih jauh, Aria memaparkan, bahwa peserta FFPMB 2024 ini mengalami peningkatan peserta cukup signifikan. Meski waktu pendaftaran pesertanya lebih singkat dari tahun sebelumnya.
Pada FFPMB tahun lalu, dengan waktu penyelenggaraan selama tiga bulan, terdaftar 288 Judul Film Pendek. Sementara tahun ini, dengan waktu pendaftaran relatif singkat kurang dari satu bulan (4-29 Agustus 2024), terdaftar 299 Judul Film Pendek dari 28 Provinsi peserta di Indonesia.
Dari 299 Judul Film Pendek tersebut, terdiri dari 181 Judul Film untuk kategori Peserta Umum. Sedangkan untuk kategori Peserta Pelajar, terdaftar 118 Judul Film Pendek.
“Saya sangat mengapresiasi semangat peserta tahun ini. Karena dengan waktu pendaftaran yang kurang dari satu bulan, ternyata pesertanya hampir menembus angka 300 Judul Film,” kata sutradara independen peraih Piala Citra tahun 2009 ini.


