JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Era baru sepak bola Indonesia mulai terbentuk dengan kedatangan Penasihat Teknis PSSI, Jordi Cruyff. Pria asal Belanda itu tiba di Indonesia pada Minggu (9/3/2025) dan langsung menjalankan tugasnya.
Salah satu tanggung jawab utamanya adalah membantu PSSI dalam menentukan calon Direktur Teknik (Dirtek) yang baru.
Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (11/3/2025), Cruyff memaparkan kriteria yang harus dimiliki calon Dirtek Timnas Indonesia. Menurutnya, posisi ini membutuhkan sosok yang memiliki pengalaman internasional serta mampu bekerja sama dengan pelatih Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Cruyff menegaskan bahwa Dirtek yang ideal harus memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola di berbagai budaya dan strategi yang berbeda. “Tentunya seorang yang punya pengalaman di berbagai negara, dengan kultur dan strategi berbeda. Penting juga orang itu bisa bekerja dengan pelatih timnas di semua kelompok usia dan membantu dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, Dirtek yang terpilih harus bisa merancang strategi dan menetapkan tujuan yang jelas bagi sepak bola Indonesia. Sosok ini juga harus memiliki pemikiran yang terbuka, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menjalin hubungan baik dengan para pelatih dan staf teknik.
“Penting untuk seseorang yang pernah punya pengalaman di luar negeri, terbuka pikirannya, dan cepat beradaptasi dengan tempat baru karena setiap budaya berbeda. Ia juga harus bisa bekerja sama sebagai tim, baik dengan federasi, pelatih, maupun staf teknik, demi tujuan bersama,” tambah mantan pemain Barcelona dan Manchester United tersebut.
Selain membantu PSSI dalam memilih Dirtek yang tepat, Cruyff juga akan berperan dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi pelatih di semua kelompok usia Timnas Indonesia. Ia akan memastikan bahwa filosofi sepak bola nasional dikembangkan secara lebih terstruktur dan modern.
Sebagai bagian dari tugasnya, Cruyff akan berkolaborasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, guna mengoptimalkan strategi prestasi tim. Selain itu, ia juga bertanggung jawab untuk mereformasi metodologi pelatihan, memberikan rekomendasi teknis kepada PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN), serta membantu dalam perumusan kebijakan pengembangan pemain.
Dengan pengalaman luasnya di dunia sepak bola, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Olahraga Barcelona, kehadiran Jordi Cruyff diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi sepak bola Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang PSSI dalam meningkatkan kualitas sepak bola nasional di kancah internasional.


