JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ajang Modern Pentathlon Southeast Asian (MPSEA) Championship 2025 yang akan digelar pada 10–16 Mei 2025 di Komplek Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta.
Kejuaraan ini akan diikuti tujuh negara Asia Tenggara dengan total 81 atlet, termasuk kontingen dari tuan rumah Indonesia.
Ketujuh negara yang ambil bagian adalah Malaysia, Vietnam, Singapura, Thailand, Filipina, Timor Leste, serta Indonesia.
Kejuaraan ini mempertandingkan tiga nomor utama dalam cabang olahraga modern pentathlon, yaitu Biathle, Triathle, dan Laser Run, yang melibatkan kombinasi lari, renang, serta menembak laser.
MPSEA Championship 2025 merupakan hasil kerja sama antara Modern Pentathlon Indonesia (MPI) dengan Asian Modern Pentathlon Confederation (AMPC).
Kejuaraan ini juga telah masuk dalam kalender resmi Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM) atau Federasi Modern Pentathlon Dunia.
Ketua Umum Pengurus Pusat MPI, Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS., mengungkapkan bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah merupakan kepercayaan besar dari komunitas pentathlon Asia Tenggara.
Ia menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan dan tolok ukur para atlet nasional, terutama bagi atlet senior yang tengah bersiap menuju SEA Games 2025 di Thailand, Desember mendatang.
“Alhamdulillah MPI dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Regional ini. Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet Indonesia dari berbagai kategori usia, mulai senior, yunior, hingga kelompok umur, untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi,” ujar Purwoko yang juga menjabat sebagai Gubernur AAU.
Tiga nomor yang dipertandingkan mencakup empat dari lima disiplin olahraga dalam modern pentathlon, yaitu:
- Biathle: Lari 800 meter (dua kali) dan renang 200 meter
- Triathle: Kombinasi lari 600 meter, menembak laser, dan renang 200 meter
- Laser Run: Lari 600 meter (lima kali) dan menembak laser sebanyak empat kali (empat hits)
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kelas usia, mulai dari U-17, U-19, Junior, hingga Senior, dengan kategori individu dan mix relay untuk putra dan putri.
Penyelenggara menargetkan kejuaraan berjalan sukses baik secara teknis maupun prestasi atlet.
“Persiapan venue dan fasilitas pendukung di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta sudah matang. Kami optimistis bisa sukses menjadi tuan rumah penyelenggara dan mencetak prestasi membanggakan,” tambah Purwoko.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP MPI, Marsma TNI Ridwan Gultom, S.I.P., M.Si., CHRMP, menyatakan bahwa total 81 atlet akan bertanding dalam kejuaraan ini.
Sebanyak 25 atlet di antaranya berasal dari luar negeri, yakni Malaysia (5 atlet), Vietnam (4), Singapura (8), Thailand (3), Filipina (3), dan Timor Leste (2).
“Mereka akan tampil di hampir semua nomor yang dipertandingkan. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme dan semangat persaingan yang tinggi,” jelas Ridwan Gultom.
Rombongan atlet dan ofisial dari negara-negara peserta dijadwalkan mulai berdatangan ke Yogyakarta pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Hari berikutnya, pada Minggu (11/5), akan digunakan para atlet untuk latihan dan adaptasi kondisi.
Upacara pembukaan MPSEA Championship 2025 dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi, 12 Mei 2025, dan akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo.
Seusai upacara, pertandingan langsung digelar dan akan berlangsung hingga penutupan pada 16 Mei.
Indonesia menargetkan prestasi maksimal di ajang ini, sekaligus menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan kejuaraan internasional dengan standar tinggi.
Kehadiran para atlet dari enam negara sahabat juga diharapkan memberikan motivasi lebih bagi atlet-atlet muda Tanah Air dalam menekuni cabang modern pentathlon yang masih berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Dengan dukungan penuh dari AAU, Kemenpora, dan federasi pentathlon internasional, MPI bertekad menjadikan MPSEA Championship 2025 sebagai tonggak penting dalam pengembangan dan prestasi modern pentathlon Indonesia di level regional maupun global.


