ZURICH, TERMINALNEWS.ID – Sepak bola merupakan salah satu olahraga terbesar dan paling populer di dunia, dengan jutaan penggemar tersebar di seluruh penjuru bumi.
Sejak pertama kali ditemukan, olahraga ini telah berkembang pesat dan kini menjadi industri bernilai miliaran dolar.
Masa depan sepak bola pun sangat bergantung pada pemimpin-pemimpin masa kini yang mampu membawa perubahan positif—dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia sepak bola saat ini adalah Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Lahir di Swiss pada tahun 1970, Gianni Infantino kini menduduki posisi sebagai orang paling berkuasa dalam dunia sepak bola. Sebagai Presiden FIFA, Infantino memiliki kewenangan untuk membuat keputusan yang berdampak luas, mulai dari perubahan aturan permainan hingga penyesuaian format turnamen global.

Jabatan ini sarat tanggung jawab, dan Infantino dikenal tidak ragu mengambil keputusan kontroversial demi masa depan olahraga ini.
Berapa Gaji dan Kekayaan Gianni Infantino di Tahun 2025?
Pada tahun 2018, majalah Forbes menempatkan Infantino di peringkat ke-75 dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia, membuktikan betapa besar pengaruhnya terhadap sepak bola global.
Menurut laporan The Express pada November 2022, kekayaan Infantino diperkirakan mencapai 1,3 juta pound. Namun, laporan terbaru dari Man’s World pada Maret 2023 menyebutkan bahwa kekayaan bersihnya kini meningkat drastis menjadi sekitar £11 juta.
Kenaikan tersebut tak lepas dari kepemilikan Infantino atas jaringan restoran cepat saji Fat Boy Burger di Roma, serta beberapa restoran dan spa di berbagai negara. Selain itu, banyak pengeluaran pribadinya seperti kendaraan dinas dan akomodasi juga ditanggung oleh FIFA.
Gaji Infantino sebagai Presiden FIFA
Meskipun penghasilannya lebih kecil dibandingkan pendahulunya, Sepp Blatter, Gianni Infantino tetap mendapatkan gaji yang jauh lebih tinggi dibanding Presiden UEFA, Alexander Ceferin.

Berdasarkan laporan ESPN pada Maret 2024, Infantino menerima kenaikan gaji sebesar 33 persen, dengan total paket penghasilan tahunan mencapai 3,5 juta pound.
Gaji pokok sebelum pajaknya meningkat lebih dari 400 ribu pound antara 2023 dan 2024, sementara bonus tahunan yang diterimanya tetap di angka 1,4 juta pound jumlah yang sama seperti saat Piala Dunia 2022 di Qatar.
Sebagai perbandingan, CEO Premier League, Richard Masters, hanya menerima gaji sekitar 1,8 juta pound.
Kiprah dan Visi Infantino untuk Sepak Bola Dunia
Dalam pidato pelantikannya pada tahun 2016, Infantino menegaskan komitmennya untuk memperbaiki citra FIFA pasca skandal yang melibatkan Sepp Blatter.
Ia berkata, “Kita akan menghidupkan kembali citra dan rasa hormat terhadap FIFA. Semua orang di dunia akan mengapresiasi apa yang kita lakukan di masa depan.”
Sebagai Presiden FIFA, Infantino bertanggung jawab memimpin pengembangan sepak bola di seluruh dunia, mengelola keuangan organisasi, dan mewakili FIFA di forum internasional.
Salah satu pencapaiannya yang paling signifikan adalah pembaruan format FIFA Club World Cup yang akan digelar dengan format baru pada musim panas 2025, disertai hadiah uang dalam jumlah besar.
Selain itu, Infantino juga berperan penting dalam pelaksanaan Piala Dunia 2026, yang untuk pertama kalinya akan digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, serta menampilkan jumlah peserta yang lebih banyak dari sebelumnya.


