LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Bek kiri Liverpool, Andrew Robertson, akhirnya buka suara mengenai situasi Mohamed Salah setelah kemenangan 1-0 The Reds atas Inter Milan di fase grup Liga Champions.
Liverpool tampil tanpa Salah yang tidak dibawa dalam skuad setelah wawancara kontroversialnya usai hasil imbang 3-3 melawan Leeds United. Tanpa sang bintang Mesir, Liverpool tetap berhasil menang berkat gol penalti telat Dominik Szoboszlai, yang membawa mereka naik ke peringkat kedelapan dari 36 tim peserta.
Liverpool Menang, Isu Salah Tetap Jadi Sorotan
Meski permainan Liverpool tidak sepenuhnya meyakinkan, kemenangan ini menjadi modal penting sebelum laga Premier League melawan Brighton di Anfield akhir pekan ini.
Namun, fokus utama publik dalam beberapa hari terakhir tetap tertuju pada masa depan Mohamed Salah di Liverpool.
Salah sebelumnya membuat heboh setelah mengatakan bahwa dirinya merasa “dikorbankan” atas penampilan buruk Liverpool musim ini. Ia juga mengklaim bahwa ia dan pelatih Arne Slot “tidak punya hubungan” serta menyebut ada pihak yang “tidak menginginkannya di klub” usai laga kontra Leeds di Elland Road.
Komentar itu memicu kontroversi besar dan membuat Salah menuai banyak kritik. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, bahkan menyebut pernyataan tersebut sebagai “tindakan memalukan” dalam program Monday Night Football.

Carragher menilai komentar Salah terkesan direncanakan dengan baik untuk menekan klub. “Dia melakukan hal itu 12 bulan lalu, dan saya sudah mengkritiknya saat itu,” ujar Carragher.
Arne Slot Tak Terima Pemain Bicara Sembarangan
Pelatih Arne Slot juga menegaskan bahwa tindakan pemain berbicara secara terbuka seperti itu adalah sesuatu yang tidak dapat diterima. Namun, bagaimana reaksi para pemain Liverpool lainnya?
Robertson: ‘Kami Tetap Bersatu secara Internal’
Berbicara kepada Amazon Prime setelah kemenangan di Milan, Robertson memberikan pandangan dari ruang ganti Liverpool.
“Kita berbicara tentang salah satu pemain terbaik yang pernah bermain untuk klub ini,” kata Robertson.
“Saya datang di jendela transfer yang sama dengannya. Apa pun yang telah terjadi, ya itu sudah terjadi. Secara internal, kami tetap bersama, kami tetap satu.”
Ketika ditanya soal masa depan Salah, Robertson menegaskan bahwa keputusan itu bukan padanya.
“Itu urusan orang lain, bukan saya. Saya senang bermain dengan Mo Salah dan berharap bisa terus bermain bersamanya.”
Ia juga menekankan pentingnya Liverpool finis di posisi delapan besar untuk menghindari pertandingan play-off Liga Champions. “Musim lalu kami kurang beruntung dengan lawan yang kami dapatkan,” tambahnya.


