BerandaSportAI Coba Memprediksi 10...

AI Coba Memprediksi 10 Besar Klasemen Akhir Kejuaraan Dunia Pembalap F1 2026

SYDNEY, TERMINALNEWS.ID – Musim baru Formula 1 2026 tinggal menghitung hari. Setelah peluncuran mobil, penentuan line-up tim, dan rampungnya tes pramusim, kini para pembalap bersiap memulai pertarungan sesungguhnya di lintasan.

Seperti tradisi, seri pembuka akan digelar di Australia pada 8 Maret mendatang. Perhatian publik tertuju pada siapa yang paling cepat beradaptasi dengan regulasi dan mobil generasi baru yang mulai diterapkan musim ini.

Musim lalu, publik menyaksikan dominasi McLaren yang kembali merebut gelar Konstruktor, serta keberhasilan Lando Norris meraih gelar juara dunia pembalap pertamanya. Namun, semua itu kini menjadi sejarah. Dengan regulasi baru, peta persaingan diprediksi berubah drastis.

Menariknya, kecerdasan buatan (AI) telah mencoba memprediksi 10 besar klasemen akhir Kejuaraan Dunia Pembalap F1 2026 berdasarkan hasil tes pramusim. Hasilnya cukup mengejutkan.

10. Oliver Bearman (Haas)

AI memprediksi musim terobosan bagi pembalap muda Haas ini. Setelah debut musim lalu dan finis di peringkat ke-13 dengan 41 poin—termasuk finis keempat di Meksiko—Bearman dinilai siap naik level.

Haas dianggap tampil kompetitif saat tes pramusim, dan Bearman disebut berpotensi menjadi “bintang baru” di persaingan papan tengah.

Baca Juga :   Golf House Resmi Jadi Retailer Eksklusif Sepatu Golf ASICS di Indonesia

9. Pierre Gasly (Alpine)

Musim 2025 menjadi periode sulit bagi Gasly setelah hanya finis ke-18 dengan 22 poin. Namun AI memperkirakan pembalap Prancis itu akan bangkit bersama Alpine.

Catatan waktu yang solid di tes pramusim membuat Alpine diyakini mampu menjadi penantang reguler di papan tengah.

8. Isack Hadjar (Red Bull)

Hadjar mendapat promosi besar ke Red Bull dan akan menjadi tandem baru Max Verstappen. Musim lalu ia finis ke-12 dan mencatat 10 kali finis poin, termasuk satu podium di Belanda.

Meski begitu, AI hanya menempatkannya di posisi kedelapan, mengisyaratkan bahwa Red Bull mungkin tidak lagi sedominan sebelumnya.

7. Max Verstappen (Red Bull)

Ini mungkin prediksi paling mengejutkan. Juara dunia empat kali itu diperkirakan hanya finis ketujuh. AI menilai Red Bull belum menjadi yang tercepat dalam tes pramusim, meski fokus pada keandalan dan performa balapan dengan mesin baru.

Baca Juga :   Jalankan Perpres DBON, Menpora Ajak K/L Perkuat Kolaborasi

Walau begitu, kemampuan Verstappen tetap diyakini mampu menghadirkan kemenangan dan konsistensi poin.

6. Lewis Hamilton (Ferrari)

Ferrari diprediksi tampil lebih kuat dibanding 2025. Namun AI tetap menempatkan Hamilton di posisi keenam—sama seperti musim lalu saat ia meraih 156 poin tanpa satu pun podium.

Meski tampil solid saat tes pramusim, Hamilton dinilai kemungkinan akan berperan sebagai pendukung di awal musim.

5. George Russell (Mercedes f1 driver)

Sebelumnya, superkomputer sempat memprediksi Russell akan menjadi juara dunia 2026 dengan torehan 394 poin. Jika dikonversi dengan asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS, angka itu setara sekitar Rp6,1 juta—meski tentu poin tidak memiliki nilai uang langsung.

Namun AI justru menempatkannya di posisi kelima. Mercedes dinilai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dan berpotensi rutin naik podium.

4. Kimi Antonelli (Mercedes)

Antonelli diprediksi finis keempat, meningkat dari posisi ketujuh musim lalu. Tiga podium berhasil ia raih pada musim debutnya, meski empat kali gagal finis menjadi kendala.

Tes pramusim yang impresif membuatnya diyakini bisa bahkan mengungguli Russell dalam era regulasi baru ini.

Baca Juga :   Bina Mutiara Tetap Aman di Puncak, Farama Terus Menempel Ketat dalam Liga Jakarta U-17

3. Oscar Piastri (McLaren)

Piastri sempat difavoritkan juara musim lalu sebelum serangkaian hasil buruk di enam balapan terakhir membuatnya finis ketiga dengan 410 poin.

Dengan konsistensi McLaren dan kecepatan balapnya, AI yakin Piastri kembali menjadi kandidat kuat juara.

2. Lando Norris (McLaren)

Norris diprediksi gagal mempertahankan gelar. Meski tampil luar biasa musim lalu dengan tujuh kemenangan, 18 podium, dan 423 poin, ia disebut akan kalah tipis dalam perebutan gelar 2026.

McLaren tetap masuk sebagai favorit berkat status juara konstruktor beruntun dan performa mobil yang kompetitif.

1. Charles Leclerc (Ferrari)

AI memprediksi akan ada juara dunia baru secara beruntun. Leclerc diyakini menjadi kampiun 2026 setelah Ferrari tampil impresif di tes pramusim.

Musim lalu ia finis kelima dengan tujuh podium—lebih baik dari Hamilton yang tanpa podium. Keunggulan Leclerc dalam sesi kualifikasi serta kecocokan mobil Ferrari dengan regulasi baru menjadi faktor utama yang membuatnya difavoritkan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat koordinasi nasional (Rakornas)...

Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Trotoar Lewat Operasi Penertiban Serentak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Operasi...

PT Astra Internasional Serahkan Gedung Sekretariat Muslimat NU DKI Jakarta ke Pemkot Jaktim

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menandatangani Berita Acara...

Final Coppa Italia 2026 Live di ANTV: Lazio vs Inter Tayang Kamis Dini Hari

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Pertandingan puncak ajang Coppa Italia 2025/2026 siap memanaskan...

- A word from our sponsors -

spot_img