JAKARTA, TERMINAL.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak ikut campur soal dukungan partai politik terhadap bakal calon presiden tertentu untuk Pilpres 2024. Menurutnya, hal itu merupakan urusan masing-masing partai.
Teranyar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden 2024.
“Itu urusannya partai-partailah. Itu urusannya Golkar, urusannya PAN, urusannya Gerindra, urusannya PKB, urusan partai-partai,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari liputan6.com, Selasa (15/8/2023).
Ia menegaskan, dirinya tak berkomunikasi dengan partai politik terkait dukungan dalam kontestasi politik lima tahunan itu.
“Ndak, itu urusan mereka, urusan koalisi, urusan kerja sama itu urusan partai, saya bukan ketua partai,” tegas Jokowi.
Diberitakan sebelumnya, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.
Tanda tangan kerja sama politik serta deklarasi capres Prabowo Subianto dilaksanakan di Museum Naskah Proklamasi di Jakarta Pusat, Minggu, (13/7/2023).
Koalisi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama politik oleh empat ketua umum partai politik masing-masing, yakni Muhaimin Iskandar dari PKB, Zulkifli Hasan dari PAN, dan Airlangga Hartarto dari Golkar, serta Prabowo sendiri.
Airlangga dalam sambutannya mengungkapkan alasan partainya melabuhkan dukungan kepada Prabowo. Menurutnya, Prabowo yang juga Menteri Perthanan itu lahir dari rahim Partai Golkar. Sehingga searah, sejalan, dan setujuan dengan Partai Golkar.


