LONDON, TERMINALNEWS.ID – Masa depan Marcus Rashford kembali menjadi sorotan. Penyerang asal Inggris itu dikabarkan berpeluang melakukan comeback mengejutkan ke Premier League apabila Barcelona memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanennya.
Rashford bergabung dengan raksasa Catalan dengan status pinjaman dari Manchester United pada musim panas lalu. Pergantian suasana terbukti membantu sang pemain menemukan kembali performa terbaiknya.
Pemain berusia 28 tahun itu telah mencetak 13 gol dalam 45 pertandingan, termasuk gol terbarunya saat masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 atas Getafe, Sabtu lalu.
Sempat dianggap hanya tinggal formalitas untuk dipermanenkan di Camp Nou, kini Barcelona dilaporkan ragu mengeluarkan dana sebesar £26 juta atau sekitar Rp520 miliar untuk mengamankan jasanya. Pelatih Hansi Flick lebih sering menjadikan Rashford sebagai opsi rotasi, dengan hanya 15 kali menjadi starter di La Liga, meski tim sedang dilanda masalah cedera—termasuk yang menimpa bintang mereka, Raphinha.
Menurut laporan media Spanyol SPORT, peluang Rashford kembali ke Inggris terbuka lebar. Tottenham Hotspur disebut menunjukkan minat serius untuk memperkuat lini serang mereka yang musim ini dilanda badai cedera.
Namun, potensi transfer ke Spurs bergantung pada nasib klub tersebut di klasemen. Tim asuhan Roberto De Zerbi saat ini berada di posisi ke-18 dan terpaut dua poin dari West Ham United, dengan empat pertandingan tersisa. Meski begitu, Spurs tetap optimistis bisa bertahan di kasta tertinggi, bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan bek Bournemouth, Marcos Senesi.

Masih Ada Peluang Kembali ke Manchester United
Di sisi lain, peluang Rashford untuk kembali ke Manchester United juga belum sepenuhnya tertutup. Meski demikian, faktor gaji menjadi pertimbangan utama.
Jika United berhasil lolos ke Liga Champions musim depan, gaji Rashford diperkirakan meningkat menjadi £325.000 per pekan atau sekitar Rp6,5 miliar per minggu—angka yang menempatkannya sejajar dengan pemain dengan bayaran tertinggi di Premier League.
Pelatih kepala Manchester United saat ini, Michael Carrick, menegaskan bahwa belum ada keputusan final terkait masa depan Rashford.
“Ada beberapa keputusan yang harus diambil, dan Marcus termasuk di dalamnya. Namun saat ini belum ada yang diputuskan. Nantinya pasti akan ada keputusan, tapi untuk sekarang belum ada yang bisa disampaikan,” ujar Carrick.
Rashford sendiri tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ke-13 sepanjang sejarah Manchester United, dengan torehan 138 gol dari 426 penampilan selama delapan tahun. Pada paruh kedua musim lalu, ia sempat dipinjamkan ke Aston Villa.


