TOTTENHAM, TERMINALNEWS.ID – Luka Vuskovic kembali mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Bek muda milik Tottenham Hotspur itu dipuji sebagai “pahlawan” setelah melakukan aksi cepat yang menyelamatkan nyawa pemain Eintracht Frankfurt, Rasmus Kristensen, dalam laga Bundesliga melawan Hamburger SV pada 20 Desember lalu.
Meski baru berusia 18 tahun, Vuskovic menunjukkan ketenangan dan kepedulian luar biasa di tengah pertandingan. Aksi heroiknya itu bahkan membuatnya diganjar penghargaan bergengsi Bundesliga, Fair Play Moment of the Month.
Insiden terjadi sekitar menit ke-65 pertandingan Hamburg vs Eintracht Frankfurt. Rasmus Kristensen terlibat benturan keras dengan pemain Hamburg, Miro Muheim, hingga terjatuh dan tergeletak tak bergerak di lapangan.
Melihat situasi berbahaya tersebut, Luka Vuskovic langsung berlari menghampiri Kristensen. Tanpa ragu, ia memastikan sang pemain tidak menelan lidahnya dengan membuka jalan napas, tindakan cepat yang dinilai “berpotensi menyelamatkan nyawa”.
Kristensen, yang merupakan mantan bek Leeds United, akhirnya bisa bangkit dan melanjutkan laga setelah mendapat pemeriksaan medis tambahan, sebelum ditarik keluar beberapa saat kemudian.
Aksi Vuskovic menuai banyak pujian. Pengamat sepak bola Eropa, Andy Brassell, menyebut bek muda asal Kroasia itu sebagai sosok heroik.
“Meski baru 18 tahun, Vuskovic bereaksi sangat cepat dan memastikan Kristensen tidak menelan lidahnya. Itu tindakan luar biasa dan menunjukkan kedewasaan yang jarang dimiliki pemain seusianya,” kata Brassell kepada talkSPORT.
Bundesliga pun mengakui tindakan tersebut dengan memberikan penghargaan Fair Play Moment of the Month kepada Vuskovic.
Menanggapi insiden tersebut, Vuskovic mengaku bertindak secara spontan.
“Saya belum pernah melakukan hal seperti itu sebelumnya, tetapi saya pernah melihat pemain lain membantu dengan cara serupa. Saat itu saya melihat pemain tergeletak tanpa bergerak dan saya hanya ingin segera menolong,” ujar Vuskovic.
Vuskovic saat ini menjalani masa peminjaman di Hamburger SV untuk mendapatkan menit bermain reguler. Sejak sempat duduk di bangku cadangan pada laga pembuka Bundesliga, ia kini tak tergantikan dan sudah tampil penuh 90 menit dalam 13 pertandingan beruntun.
Statistiknya pun mengesankan. Ia bahkan mencatat rekor lima tahun di lima liga top Eropa dengan memenangkan 18 duel udara dalam satu pertandingan Bundesliga melawan Union Berlin.
Performa solid Vuskovic di Jerman membuat para pendukung Tottenham Hotspur optimistis. Meski lini belakang Spurs saat ini diisi nama-nama seperti Cristian Romero dan Micky van de Ven, perkembangan pesat Vuskovic membuka peluang besar baginya untuk bersaing di tim utama pada musim mendatang.
Sebelumnya, jurnalis ternama Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa manajemen Spurs puas dengan perkembangan Vuskovic selama masa peminjaman. Meski sempat kembali dipinjamkan, peluangnya bertahan dan menjadi bagian penting skuad Tottenham semakin terbuka lebar.
Dengan kombinasi performa solid di lapangan dan sikap sportif di luar dugaan, Luka Vuskovic bukan hanya dipandang sebagai bek masa depan Tottenham, tetapi juga sosok panutan dalam dunia sepak bola.


