JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Sektor ganda putra kembali menjadi tumpuan harapan Indonesia pada ajang Amman Men’s World Tennis Championship Seri VII yang tengah berlangsung di Nusa Dua, Bali.
Setelah dua wakil tunggal putra, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Lucky Candra Kurniawan, tersingkir, peluang Merah Putih kini hanya bertumpu pada pasangan ganda.
Turnamen berhadiah total 30.000 dolar AS ini sejatinya diikuti empat pasangan ganda dari tuan rumah.
Namun, dari empat pasangan yang tampil, hanya dua yang berhasil melangkah ke babak 16 besar, yakni Christopher Rungkat/Muhamad Rifqi Fitriadi serta Ethan David Zapp yang berduet dengan petenis India, Anup Bangargi.
Bertanding di Lapangan A Nusa Dua, pasangan senior-junior Christopher “Christo” Rungkat dan Rifqi Fitriadi sukses menundukkan duet India-Rusia, Parth Aggarwal/Alexey Aleshchev, dengan skor 7-5, 6-1.
Set pertama berlangsung ketat. Christo/Rifqi sempat kesulitan menghadapi agresivitas lawan.
Namun, pengalaman dan kematangan strategi dari Christo membuat pasangan Indonesia mampu merebut set dengan skor tipis 7-5.
Memasuki set kedua, performa mereka semakin kompak. Rifqi, yang dikenal memiliki servis keras dan groundstroke kuat, tampil percaya diri.
Pasangan tuan rumah hanya memberi satu gim bagi lawan untuk mengunci kemenangan 6-1.
Christo yang kini fokus di sektor ganda mengaku senang bisa kembali berpasangan dengan Rifqi meski sempat absen karena sakit.
“Saya bersyukur bisa kembali ke lapangan dan menang. Rifqi tampil luar biasa dengan pukulan-pukulannya, dan saya senang bisa membimbingnya melewati laga perdana ini,” ujar Christo.
Rifqi sendiri merasa nyaman berduet dengan seniornya. “Saya bisa bermain lebih tenang karena Christo memberi banyak arahan. Semoga kami bisa terus melangkah jauh di turnamen ini,” katanya.
Selain Christo/Rifqi, harapan Indonesia juga datang dari Ethan David Zapp yang berpasangan dengan petenis India, Anup Bangargi.
Mereka berhasil melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan ganda India Ajay Malik/Yas Yadav melalui laga dramatis rubber set.
Set pertama, Zapp/Bangargi kalah 4-6. Namun, mereka bangkit di set kedua dan menang 6-3. Pertarungan harus ditentukan lewat super tie-break, di mana pasangan Indonesia-India tersebut mampu menjaga fokus untuk menutup laga dengan skor 10-7.
Nasib kurang beruntung dialami dua pasangan ganda Indonesia lainnya. Lucky Candra Kurniawan/Tegar Abdi Wibowo harus tersingkir setelah berjuang 1 jam 32 menit menghadapi Aggarwal/Aleshchev.
Mereka kalah dalam rubber set ketat, 2-6, 6-4, dan super tie-break 14-12.
Sementara itu, pasangan Renaldi Aqila Salim/Michael Dylan Jimenez (Singapura) juga harus angkat koper setelah dikalahkan ganda Portugal, Joao Graca/Diogo Moraes, dengan skor 6-4, 6-4.
Di sektor tunggal putra, Indonesia gagal menempatkan wakil ke perempat final. Rifqi Fitriadi yang berhadapan dengan unggulan kedua asal Inggris, Max Basing, kalah dua set langsung 6-3, 6-2 dalam laga berdurasi 1 jam 45 menit. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Rifqi atas lawan yang sama.
Sementara itu, Lucky Candra Kurniawan yang tampil impresif sejak babak kualifikasi dengan meraih tiga kemenangan, harus terhenti di babak kedua. Ia kalah 4-6, 5-7 dari petenis Bulgaria, Alexander Klincharov.
Kekalahan dua tunggal putra ini praktis membuat fokus Indonesia beralih sepenuhnya ke sektor ganda untuk menjaga asa meraih prestasi di turnamen internasional yang masuk kalender ITF World Tennis Tour M25 tersebut.
Hasil Pertandingan Tunggal Putra Babak 16 Besar
Max Basing (Inggris) mengalahkan Rifqi Fitriadi (Indonesia) 6-3, 6-2
Alexander Klincharov (Bulgaria) mengalahkan Lucky Candra Kurniawan (Indonesia) 6-4, 7-5
S.D. Prajwal Dev (India) mengalahkan Patricio Alvarado (Ekuador) 6-7(3), 7-5, 6-2
Mitsuki Wei Kang Leong (Malaysia) mengalahkan Alexey Aleshchev (Rusia) 6-2, 6-1
Koki Matsuda (Jepang) mengalahkan Michael Zhu (AS) 6-2, 6-3
Niccolo Catini (Italia) mengalahkan Vladislav Konovchuk (Ukraina) 6-3, 3-0 (retired)
Arthur Weber (Prancis) mengalahkan Stefan Menichella (AS) 6-3, 6-4
Kazuki Nishikawa (Jepang) mengalahkan Digvijay Pratap Singh (India) 7-6(2), 3-6, 6-4
Hasil Pertandingan Ganda Putra Babak 16 Besar
Christo Rungkat/Rifqi Fitriadi (Indonesia) mengalahkan Aggarwal (India)/Aleshchev (Rusia) 7-5, 6-1
Ethan David Zapp (Indonesia)/Anup Bangargi (India) mengalahkan Malik/Yadav (India) 4-6, 6-3, 10-7
Lucky Candra Kurniawan/Tegar Abdi Wibowo (Indonesia) kalah dari Aggarwal/Aleshchev 2-6, 6-4, 14-12
Renaldi Aqila Salim (Indonesia)/Michael Dylan Jimenez (Singapura) kalah dari Graca/Moraes (Portugal) 6-4, 6-4
Dengan tersingkirnya seluruh wakil tunggal, harapan Indonesia kini sepenuhnya ada di tangan ganda putra.
Pengalaman Christo dan potensi Rifqi diharapkan mampu menjadi kombinasi mematikan. Sementara itu, duet Zapp/Bangargi diharapkan bisa menjaga konsistensi agar menembus fase lebih jauh.
Ajang Amman Men’s World Tennis Championship Seri VII menjadi salah satu tolok ukur kesiapan petenis nasional menghadapi kompetisi internasional yang lebih tinggi.
Dengan sisa dua pasangan ganda, publik tenis tanah air berharap Indonesia mampu menorehkan prestasi terbaik di Nusa Dua.


