JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Artis senior Yessy Gusman tetap memikat di usia matang.
Tak hanya awet muda dan energik, bintang film legendaris Gita Cinta dari SMA ini kini menjabat sebagai Komisaris Utama Perum Produksi Film Negara (PFN) dan aktif di dunia pendidikan.
“Saya bersyukur bisa tetap aktif dan mendapatkan amanah dari pemerintah untuk mengelola PFN. Nggak nyangka banget,” ujar Yessy Gusman saat menghadiri HUT Forum Wartawan Hiburan (Forwan) dan konferensi pers Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia di Gedung RRI, Jakarta, Senin (21/4/2025).
Tetap Main Film Meski Sibuk di Dunia Pendidikan
Meski kini lebih fokus pada dunia pendidikan, Yessy tidak meninggalkan dunia film yang telah membesarkan namanya.
Ia masih aktif bermain film jika ada tawaran yang cocok dengan kondisinya saat ini.
“Kalau ada waktu luang dan ada yang nawari main film ya saya ambil, selama ceritanya sesuai dengan saya,” jelasnya. Terakhir, ia tampil dalam film Keajaiban Air Mata Wanita yang dirilis pada 2025.
Masuk Nominasi Anugerah Kartini Film, Yessy Gusman Tak Menyangka
Yessy mengaku terkejut saat mendapat kabar bahwa dirinya masuk nominasi Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia 2025 untuk kategori Kartini Film 50 Tahun Berkarya.
“Kaget juga, ternyata teman-teman wartawan masih mengingat saya. Ini surprise buat saya dan keluarga,” ucapnya sambil tersenyum.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Forwan yang menggagas ajang penghargaan ini bersama Kementerian Kebudayaan RI dan LPP RRI.
Yessy menilai ajang ini penting untuk mengapresiasi perempuan hebat di industri musik dan film.
Didukung Banyak Pihak, Termasuk Pemerintah dan Swasta
Menurut Yessy, dukungan terhadap Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia sangat besar, baik dari lembaga pemerintah seperti Kementerian Kebudayaan, Komisi VIII dan X DPR RI, Pemprov DKI Jakarta, maupun dari perusahaan swasta seperti Kantor Hukum Ir. Suparman SH MH MSi, Yulidar Generation Alexandra, Batam Seafood Partner Senja, hingga Proaktif Musik dan Panorama Group.
“Kami berharap apresiasi terhadap perempuan hebat di industri film dan musik terus berkelanjutan, agar bisa menginspirasi generasi muda,” harap Yessy.
Karier Cemerlang Yessy Gusman di Dunia Film
Nama Yessy Gusman melejit lewat film Gita Cinta dari SMA dan Puspa Indah Taman Hati (1979) yang disutradarai Arizal dan diangkat dari novel karya Eddy D. Iskandar. Duetnya bersama Rano Karno menjadi ikon film remaja era itu.
Tak hanya itu, Yessy juga pernah beradu akting dalam film Usia 18 (1980) arahan sutradara legendaris Teguh Karya, yang membawanya masuk dalam nominasi FFI sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik.
Film ini juga dikenang karena peran yang diambil Yessy sempat disesali oleh Rano Karno, yang sebenarnya ingin bermain dalam film tersebut.


