JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Gereja Katolik Indonesia dan umat Katolik di lingkungan TNI-Polri. Romo Letkol (Purn) Stanislaus Sutopanitro, Pr, imam sepuh yang dikenal sebagai pelayan rohani militer dan penggerak pastoral sosial, berpulang pada Jumat Agung, pukul 19.45 WIB, di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, dalam usia 90 tahun.
Romo Sutopanitro lahir di Yogyakarta pada 16 Mei 1934 dan ditahbiskan sebagai imam pada 2 Juli 1963 di Gereja St. Ignatius, Paroki Kotabaru, Yogyakarta.
Selama lebih dari enam dekade, ia mengabdikan dirinya dalam berbagai medan pelayanan, baik di keuskupan, militer, maupun karya sosial kemanusiaan.
Pengabdian Romo Sutopanitro
Romo Sutopanitro memiliki catatan pengabdian yang panjang dan beragam, antara lain:
– Pastor Rekan di Katedral Jakarta (1963–1967)
– Pastor Tentara Kodam V/Jaya dan Pembina Tapol di Pulau Buru, Nusa Kambangan (1966–1967)
– Kepala Dinas Binrohkat TNI AL dengan pangkat Letnan Kolonel Tituler (1976–1978)
– Pastor Mabesal (1978–1986)
– Koordinator Bintal Mabes Hankam untuk wilayah Timor Timur (1978–1992)
– Anggota Tim Penelitian ABRI (1986–1992)
– Pastor Rekan Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading (1987-sekarang)
Reaksi atas Kepergian Romo Sutopanitro
Wakil Uskup untuk Umat Katolik di Lingkungan TNI-Polri, Romo Kolonel Yos Bintoro, Pr, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Romo Sutopanitro.
“Beliau merupakan teladan hidup yang mengagumkan. Baik dalam pelayanan di lingkungan TNI-Polri, karya sosial, maupun kehidupan paroki, Romo selalu menunjukkan semangat kesiapsediaan yang tulus,” ujar Romo Yos.
Laksamana Pertama TNI (Purn) BMY Darbagus, umat Paroki St. Yakobus, juga menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Romo Sutopanitro.
“Kami sangat kehilangan. Romo Sutopanitro adalah figur gembala yang rendah hati, tegas, dan penuh cinta. Beliau bukan hanya pastor kami, tapi juga sahabat dan penuntun rohani,” ungkapnya.
Informasi Misa Arwah dan Pemakaman
Informasi mengenai misa arwah dan prosesi pemakaman akan diumumkan lebih lanjut oleh Keuskupan Agung Jakarta dan Paroki St. Yakobus.


