MADRID, TERMINALNEWS.ID – Keputusan wasit yang tidak mengizinkan Julian Alvarez menendang ulang penalti menuai kontroversi di media sosial.
Para penggemar merasa kecewa dan mempertanyakan keputusan tersebut setelah Alvarez tergelincir saat eksekusi penalti.
Salah satu penggemar berkomentar, “Bagaimana bisa dia tidak diberi kesempatan menendang ulang? Itu jelas tidak disengaja. Jika kiper keluar dari garis, penalti diulang, jadi kenapa ini tidak?”
Penggemar lain menambahkan, “Saya sudah melihat tayangan ulangnya berulang kali, tapi tetap tidak mengerti kenapa Alvarez tidak diizinkan menendang lagi.”
Ada juga yang merasa keputusan ini tidak adil, “Seharusnya penalti diulang. Membatalkan begitu saja terasa tidak adil.”
Sementara itu, mantan pemain Real Madrid, Steve McManaman, turut mengomentari kejadian ini di TNT Sports. Ia menilai Los Blancos beruntung bisa lolos ke babak berikutnya.
“Terkadang tim terbaik tidak selalu menang. Malam ini, Real Madrid mendapatkan banyak keberuntungan. Alvarez tergelincir, penalti dianggap tidak sah, dan Antonio Rudiger mencetak gol penentu. Mereka benar-benar lolos dengan keberuntungan,” ujar McManaman.
Ia juga bersimpati terhadap Atletico Madrid, yang akhirnya tersingkir meski tampil impresif.

“Saya bisa mengerti mengapa Atletico merasa dirugikan. Mereka sudah berjuang habis-habisan, tapi akhirnya harus tersingkir,” lanjutnya.
Dengan hasil ini, Real Madrid akan menghadapi Arsenal di perempat final Liga Champions. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim tengah berada dalam performa terbaiknya.


