JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Jakarta Experience Board (JXB) semakin serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di DKI Jakarta. Dengan strategi sinergi dan kolaborasi, JXB berambisi menjadi penyedia layanan wisata terintegrasi atau “one stop tourism provider” yang menghubungkan berbagai sektor dalam industri pariwisata.
Sejak mengalami rebranding dari Jakarta Tourisindo (Jaktour) menjadi JXB pada 2020, perusahaan daerah yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemprov DKI Jakarta ini terus memperluas cakupan bisnisnya.
Tidak hanya terbatas pada sektor perhotelan dan pariwisata, JXB kini juga merambah ekonomi kreatif serta beautifikasi Kota Jakarta.
“Perubahan brand harus sejalan dengan perubahan budaya kerja. Ini membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kinerja serta produktivitas,” ujar Direktur Utama JXB, Yunn Bali Mohammad Yusuf, dalam pertemuan pada Rabu (12/3/2025).
Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo dan jajaran pengurus PWI Jaya lainnya, Yunn Bali menegaskan bahwa transformasi JXB bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata yang lebih menarik dengan konsep yang lebih modern dan berdaya saing tinggi.
JXB terus melakukan ekspansi ke berbagai lini usaha, termasuk ekonomi kreatif, aktivasi ruang publik, media luar ruang, teknologi dan inovasi, eksplorasi kota, pertunjukan seni, MICE (meetings, incentives, conventions, exhibitions), serta kuliner dan katering.
Langkah ini menjadikan JXB sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menguntungkan.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah merebranding Grand Cempaka Hotel di Cempaka Putih menjadi The Tavia Heritage Hotel, yang mengusung konsep nuansa Kota Tua Jakarta. Nama “Tavia” sendiri diambil dari Batavia, sebagai refleksi sejarah ibu kota.
Selain itu, JXB juga mengelola Grand Cempaka Resort di Cipayung, Bogor, yang sebelumnya bernama Jayakarta Hotel & Resort. Properti ini bahkan telah digunakan untuk kegiatan rapat kerja (raker) PWI Jaya pada Desember 2024.
Untuk memperluas jangkauan bisnisnya, JXB berkolaborasi dengan Bobobox dalam pengembangan Bobocabin The Tavia, sebuah konsep akomodasi modern yang menggabungkan teknologi dan kenyamanan di tengah alam.
Selain itu, JXB juga mengelola jaringan budget hotel dengan brand d’Arcici, yang mencakup d’Arcici Cempaka Putih, d’Arcici Sunter, dan d’Arcici Plumpang, serta jaringan hotel C’One yang beroperasi di Cempaka Putih dan Pulomas.
Kepemimpinan Visioner Dan Penghargaan
Di bawah kepemimpinan Yunn Bali Mohammad Yusuf, yang baru menjabat sebagai Direktur Utama sejak 21 Januari 2024, JXB telah mencatat berbagai pencapaian.
Salah satunya adalah penghargaan TOP CEO BUMD dari TOP BUMD Awards 2024 yang diberikan pada akhir tahun lalu.
“Meski telah berkembang pesat, aset dan pencapaian kami masih perlu ditingkatkan agar bisa bersaing dengan BUMD lainnya,” ujar Yunn Bali yang dikenal memiliki wawasan luas di bidang bisnis properti dan pariwisata.
Dengan berbagai inovasi dan ekspansi yang dilakukan, JXB terus memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam industri pariwisata di Jakarta. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta, JXB optimistis mampu menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata kelas dunia.


