JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Program tiket masuk gratis ke Taman Impian Jaya Ancol selama bulan Ramadhan tahun ini disambut antusias oleh masyarakat.
Banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berwisata sekaligus bersilaturahmi.
Tidak ketinggalan, komunitas sepeda seperti Gowes Diem Diem (Godidem) dan Komunitas Sepeda Lansia JIS turut meramaikan program ini dengan aktivitas positif.
Pak Rusdi dari komunitas KSL JIS mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT Pembangunan Jaya Ancol atas program tiket gratis ini.
“Kami bisa gowes bareng sambil ngabuburit dan buka puasa bersama komunitas sepeda lainnya. Kali ini kami berbuka puasa bersama teman-teman dari komunitas sepeda Godidem,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tiket gratis ini menjadi momen bagi pesepeda untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan antaranggota komunitas.

Melly, seorang guru SD Negeri di Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, juga memanfaatkan program ini bersama komunitasnya, Godidem.
“Setiap tahun ada program masuk gratis Ancol di bulan Ramadhan, dan kami selalu menggunakannya untuk berkumpul dengan komunitas sepeda lainnya. Yang paling berkesan adalah momen berbuka puasa bersama, di mana masing-masing peserta membawa makanan sendiri dan saling berbagi. Itu sangat berarti bagi kami,” ungkap Melly.
Tasip Lakadewa, salah satu pendiri komunitas sepeda Godidem sekaligus Ketua RT di Kelurahan Sungai Bambu, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
Ia berharap kebijakan tiket gratis Ancol tidak hanya berlaku selama Ramadhan, tetapi juga diperpanjang untuk seterusnya.

“Orang tidak harus membayar untuk masuk Ancol, tapi kendaraan bermotor bisa dikenakan tarif parkir. Di dalam Ancol, masyarakat juga tetap berbelanja makanan dan minuman yang harganya lebih mahal dibandingkan di luar. Jadi, saya mengimbau kepada Pemprov DKI Jakarta dan DPRD Jakarta untuk mempertimbangkan kebijakan tiket gratis ini secara permanen,” ujarnya.
Tasip juga menekankan bahwa akses gratis ke Ancol dapat mendukung masyarakat dalam berolahraga seperti jogging dan bersepeda, serta melepas penat di area wisata.

Ia berharap PT Pembangunan Jaya Ancol dan pemerintah Jakarta dapat melihat manfaat jangka panjang dari program ini tanpa mengurangi pendapatan asli daerah.
Program tiket gratis Ancol selama bulan Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kebijakan akses wisata yang inklusif dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya komunitas yang aktif dalam kegiatan olahraga dan kebersamaan.


